Konfrensi Pers Pihak RSUD dr.Soedjati Purwodadi Terkait Berita Pasien Suspect Virus Corona di Medsos

By Delegasi News 05 Mar 2020, 15:13:35 WIB Berita Utama
Konfrensi Pers Pihak RSUD dr.Soedjati Purwodadi Terkait Berita Pasien Suspect Virus Corona di Medsos

Gambar : dr. Bambang P (totok) direktur RSUD dr. Soedjati Purwodadi, Grobogan didampingi Titik W dari Dinkes Kab. Grobogan, Aris A ( Dinkes Provinsi), dr Ririn (dr. jaga IGD yang menangani pasien) terkait berita pasien suspect virus Corona


 

Grobogan, Delegasinews --- Dilaksanakan klarifikasi/konfrensi pers pihak RSUD dr. Soedjati Purwodadi oleh  dr. Bambang P (totok) direktur RSUD dr. Soedjati Purwodadi, Grobogan didampingi Titik W dari Dinkes Kab. Grobogan, Aris A ( Dinkes Provinsi), dr Ririn (dr. jaga IGD yang menangani pasien) terkait berita pasien suspect virus Corona di kabupaten Grobogan di medsos. Kamis, (5/3/2020) Pukul 9.00 Wib, bertempat di RSUD dr. Soedjati Purwodadi.

Pada hari Rabu tanggal 4 Maret 2020 pukul 16.00 Wib, RSUD dr. Soedjati Purwodadi menerima rujukan pasien atas nama Purwantin dari Puskesmas Tegowanu, dengan keluhan sakit flu dan batuk seminggu terakhir, pada saat pemeriksaan suhu tubuh pasien 35 derajat celcius, dan dalam kondisi yang baik/gejala ringan. alasan rujukan adalah karena pasien atas nama Purwantin baru pulang dari negara Taiwan (notabene nya adalah negara endemik virus corona) pada tanggal 16 Februari 2020 ke Indonesia dengan tujuan untuk menikah, kemudian untuk pengecekan apakah pasien terjangkit virus Corona atau tidak Puskesmas Tegowanu berinisiatif  merujuk ke RSUD dr. Soedjati Purwodadi, sebenarnya RSUD dr. Soedjati Purwodadi bukan rumah sakit rujukan virus corona. rujukan diterima oleh dr. Ririn yang bertugas piket di IGD. pada saat ini pasien dilakukan langkah isolasi di ruang khusus di RSUD dr. Soedjati Purwodadi. menurut pemantauan dan observasi pihak RSUD dr. Soedjati Purwodadi pasien belum dapat dikatakan suspect corona, karena pasien melewati masa inkubasi virus corona ( 1 s/d 14 hari), sebenarnya pasien ingin pulang ke rumah karena kondisinya sudah membaik, dan dapat beraktifitas secara aktif, namun pihak RSUD dr. Soedjati Purwodadi belum dapat mengijinkan karena bentuk kewaspadaan penanganan visus Corona yang secara kebetulan pasien atas nama Purwantin baru pulang dari negara Taiwan (notabene nya adalah negara endemik virus corona). pihak RSUD dr. Soedjati Purwodadi sudah mengupayakan pasien untuk dirujuk ke sejumlah rumah sakit rujukan virus corona di jawa tengah, namun ruangan penuh. ( RS rujukan virus corona penuh karena pengertian sejumlah masyarakat terkait virus corona masih minim, sehingga seseorang yang baru pulang dr luar negeri yang memiliki gejala batuk pilek langsung di rujuk ke sejumlah RS rujukan virus corona)

kesimpulan :
RSUD dr. Soedjati Purwodadi belum dapat menyimpulkan bahwa pasien adalah suspect virus corona, karena RSUD dr. Soedjati Purwodadi bukan rumah sakit rujukan virus corona, namun sebagai bentuk kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona di Indonesia khususnya di kab. Grobogan saat ini pasien dilakukan langkah isolasi di ruang khusus di RSUD dr. Soedjati Purwodadi. dan menurut pemantauan dan observasi dokter RSUD dr. Soedjati Purwodadi yang menangani pasien. pasien belum dapat dikatakan suspect corona, karena pasien melewati masa inkubasi virus corona ( 1 s/d 14 hari), sebenarnya pasien sudah ingin pulang ke rumah karena kondisinya sudah membaik, dan dapat beraktifitas secara aktif.
(Edi H)




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment